Pikir sebelum Bicara!
Rasulullah bersabda, Barang siapa yang benar-benar beriman
dengan Allah dan hari kiamat, maka hendaklah ia berkata dengan perkataan yang
baik. Jika tidak bisa, maka lebih baik diam.
Jika kita mau bicara, kita pikir dulu! Karena
omongan yang keluar dari lisan, gak akan berlalu begitu saja. Nanti akan
dihisab di hari kiamat! Jika yang kita omongkan baik, maka dapat pahala. Jika
yang diomongkan adalah sesuatu yang gak diridhoi Allah maka balasannya adalah
azab dari Allah.
Di dalam hadits lainnya, Rasulullah
menyebutkan bahwa setiap perkataan manusia akan menjadi saksi jelek baginya
kecuali 3 hal. Yaitu dzikrullah, amar ma’ruf (memerintahkan kebaikan), nahi
munkar (mencegah perbuatan buruk).
Zaman sekarang terbalik.Zaman sekarang
jarang yang ngajak kebaikan dan banyak yang memerintahkan untuk bermaksiat.
Banyak diantara ibu-ibu yang menyuruh anaknya keluar ke toko dengan keadaan
terbuka pakaiannya. Jika anaknya dia di rumah terus maka takut dibilang terlalu
keras/kolot. Padahal Nabi Muhammad dalam haditsnya mengatakan, Seorang
perempuan yang keluar dari rumahnya dalan keadaan terbuka maka diharamkan untuk
mencium bau surga.
Padahal bau surga dapat dicium dari
jarak perjalanan 1000 tahun. Dan jika sudah dilarang mencium, apalagi jika
ingin masuk surga. Hampir mustahil!
Jika kita lihat ada kemungkaran, coba
kita tegur secara halus Karena jika sudah tak ada rasa saling menegur dan
saling menasehati, maka kemungkaran itu akan menjadi hal yang biasa dan
tersebar di mana-mana.
Padahal jika kita mau mengorbankan
diri kita dengan mengajak kebaikan dan melarang kemungkaran, maka insya Allah
akan terjadi suatu perubahan yang besar di Negara ini. Ibadah dan taat akan
tersebar di mana-mana dan maksiat pun akan berkurang sedikit demi sedikit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar