Fadilah Dzikir
Allah SWT Berfirman Dalam surat Al –
ahzab 41- 42 yang Artinya : “Wahai Orang-orang yang beriman sebut-sebutlah nama
Allah SWT sebanyak-banyaknya. Sucikanlah nama tuhannya pagi maupun sore hari. “
Dalam Ayat lain Q.S Al – Anfal 45 yang
artinya : “Maka sebutlah nama Allah SWT sebanyak – banyaknya demikian itu akan
melembutkan dirimu. “
Q.S Al – Imran 141 yang artinya : ”
Dan mereka yg menyebut² namaAllah dalam keadaan berdiri dan duduk mengharap
ampunan dari Allah SWT.”
Bersabda nabi Muhammad SAW yang
diwahyukan dari Abu Darda, berkata Rasullah SAW : ” Maka Ketahuilah amalan yang
paling terbaik dari amal kalian & mengangkat derajat kalian setelah kalian
mendirikan solat, berzakat, berpuasa dan berhaji ada yang lebih dari pada itu.
“
Berkata Sahabat :”Apa itu ya Rasululla
SAW..? “
Maka Rasulullah SAW bersabda : “Ingat
kepada Allah dalam keadaan terang-terangan maupun tersembunyi”.
Dari Abu Daut Al-Khudri bertanya
kepada Rasulullah SAW : “Apakah amalan yang lebih utama nanti di hari
kiamat..?”
Bersabda Rasulullah SAW :
“memperbanyak menyebut-nyebut nama Allah SWT”.
Bertanya lagi Sahabat: “Bagai mana
dengan jihad fi sabilillah ya Rasulullah…?”.
Bersabda Rasulullah SAW : “Walaupun
mereka memukulkan pedangnya sehingga keluar darah kepada musuhnya lebih afdol
berzikir kepada Allah SWT atas nya dan di angkat derajatnya oleh Allah SWT”.
Diriwayatkan dari Turmidzi dari
Abdullah bin Umar radiallahuanhuma, sesunguhnya Rasulullah SAW telah bersabda :
“Tidaklah seseorang menyebut di muka bumi Allah SWT ini subahanallah
walhamdulillah wa lailahailallah wallahuakbar, tanpa kecuali terleburlah semua
kesalahanya walaupun dosanya seluas lautan”. (riwayat Hakim shohih).
Menyebut-nyebut nama Allah SWT dan
memperbanyak menyebut nama-Nya di dalam membaca Al-Qur’an maupun asmaul husna
menjadikan orang tersebut dari kerugian di hari kiamat sebagai mana yang
diriwayatkan dari Baihaqi dari Aisah radiallahanha bersabda Rasulullah SAW:
“Tidak lah semua anak cucu adam dalam keadaan rugi di hari kiamat kecuali orang
yang mengingat-gingat Allah SWT di dalam dunia”.
Ketahuilah hati itu bagaikan batu
cincin maka gosoklah iya dengan berzikir ke pada Alah SWT sehingga iya
mengeluarkan cahaya/kilauan, maka orang yang meninggalkan zikir dia akan
mendapatkan dua kegelapan hati :
Kegelapan gugurnya dosa
Kerasnya hati
Tidaklah keduanya akan sirna kecuali
dengan berzikir kepada Allah SWT.
Ayat Allah SWT di dalam Al-Qur’an
dalam surat Al-Haj 46 yang artinya : “Sesunguhnya mata-mata mereka tidak buta
akan tetapi mata-mata mereka melihat”, apa yang menyebabkan mereka buta
mengingat Allah SWT, yang menyebabkan mereka buta adalah mata hati mereka yang
ada di dalam dada mereka dalam mengingat Allah SWT”.
Kesimpulan :
Ayat Al-Qur’an & Hadits Rasulullah
SAW di atas trelah cukup agar kita sebagai hamba Allah SWT tidak lalai untuk
mengingat apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita sekalian sebagai
hamba-hambanya.
Berzikir berarti salah satu cara
bersyukur atas apa yangtelah diberikan Allah SWT kepada hamba-nya.
Mengingat Allah SWT adalah salah satu
tanda terimakasih kita kepada-NYa, sesunguhnya kita tidak bias menghitung
nikmat-nikmat yang telah di berikannya yang terasa maupun yang tak terasa ,
yang terlihat maupun yang tak terlihat, yang terdengar maupun yang tak
terdengar, begitu banyak nikmat yang telah di berikan Allah SWT kepada hambanya
yang di jadikan di muka bumi ini seperti para Nabi, Sahabat, Sholihin mereka
dijadikan oleh Allah SWT sebagai kekasihnya dikarenakan mereka banyak
mengingat-ingat nama-Nya dan mensiarkan agama-Nya.
Maka ajarkan hati kita , dirikita,
keluarga kita, anak kita, sahabat kita, dan seluruh manusia untuk mengingat
Allah SWT (Berzikir).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar